Bisa dibilang cerpen kali ya, atau apa ya?? hehe
(aku juga bingung^^^)
*Judulnya Belum dibuat :)*
Aku selalu ada
Mengenangmu disini!!
Di dalam hatiku
Dan selalu kata-kata itu yang terngiang dalam benakku, entahlah!! Kupikir, sepertinya aku mulai gila atau apalah namanya. Sudah beberapa orang yang menyatakan cinta padaku, tapi semuanya kutolak mentah-mentah. Tapi anehnya dalam pikiranku selalu ada satu bayangan. Dan itu selalu sama. Bahkan hampir setiap malam aku memimpikannya.
***
Namaku Noura Biqis Odelia, tapi orang-orang memanggilku dengan sebutan Nowa.
Akhir-akhir ini, tepatnya dua tahun belakangan,hidupku selalu gundah.
Semua berawal ketika sekolahku mengadakan acara pertandingan basket antar SMU se-provinsi.
Saat itu aku masih dikelas satu.
***
Ketika aku sedang duduk didalam kelas dengan suasana kelas yang sedikit sepi tak sengaja mataku mengarah ke pintu kelas yang terbuka sangat lebar, dan disana aku melihat sesosok pria semampai yang berjalan menuju lapangan basket. Indah sekali!!
Kuamati wajahnya dengan perlahan.
Tampan!! Ya memang tampan!! Bahkan ia lebih tampan dari orang-orang yang selama ini menjadi idolaku.
Memang benar adanya
Dia begitu mempesona
Bahkan mataku saja enggan menuruti kata hatiku
Untuk tak menatapnya!!!
Even acara sekolah kami akan berlangsung selama satu minggu,tapi baru berjalan tiga hari dan selama itu pula aku tak perna melewatkan hariku untuk sekedar melihat wajahnya walau sekilas.
Empat hari berlalu, tinggal tiga hari lagi even disekolah kami akan berakhir, tapi sampai detik itu aku hanya tau siapa namanya saja.
Panji Hadi Sanjaya
Namun aku tau,aku diam-diam sangat mengaguminya.
***
Hari ketujuh, hari disaat penutupan acara disekolahku, kata hatiku menyuruhku agar aku berangkat lebih awal dari biasanya.
Dan benar saja, ketika aku memasuki gerbang sekolah, kulihat Jaya yang baru keluar dari mobilnya, dengan mengenakan seragam khas SMU PELITA.
Aku yang saat itu syok, entah bagaimana tiba-tiba jatuh karena tersandung.
“Au!” Teriakku.
Jaya yang berada tak jauh dariku menoleh, sedang orang-orang yang lewat hanya melihat lalu tertawa.
“Sial banget gue hari ini, jatoh. Didepan Jaya pula! Huh!!” batinku.
Saat aku sedang membersihkan lutut dan lengan ku dari pasir-pasir yang menempel, tiba-tiba ada seseorang yang mengulurkan tangan ke hadapanku.
“lo gag papa?” tanyanya
Aku hanya mengangguk,menggapai tangannya untuk berdiri lalu pergi.
Dan seketika itu,rasanya jantungku berhenti berdetak dan darahku berhenti mengalir saat kusadari orang itu adalah Jaya.
Saat tatapanku bertemu pandanganmu,
disitulah rasa itu benar adanya!!
Acara yang disekolah kami benar-benar berakhir, dan keadaan kembali seperti dulu. Tapi bayangan tentang sosok yang sangat mengagumkan itu enggan hilang dari benakku.
Karena cinta itu indah
Pendamlah dalam hati saja
***
Pagi ini hari yang kutunggu akhirnya datang, tepat dihari ulang tahun sekolah ku lagi, diadakan acara yang sama seperti tahun lalu, namun bedanya aku telah menginjak di tingkat dua SMU.
Dalam keramaian orang, kupandangi satu persatu wajah anggota tim basket SMU PELITA,berharap besar bertemu dengan sosok yang aku kagumi.
Kecewa!
Dia tak nampak sama sekali, “mungkin dia gag ada karena ini baru pembukaan!” pikirku
Hari kedua, kembali ku lihat dan kupandangi satu persatu wajah mereka sampai aku rela berjam-jam menonton pertandingan basket yang sebenarnya tak sama sekali kusukai, tapi tetap saja tidak ada.
Sampai akhirnya,hari selanjutnya aku memberanikan diri untuk bertanya kepada salah seorang siswa SMU PELITA yang menonton pertandingan basket di sebelahku.
Ketika ku tanyakan hal itu, wajah gadis itu berubah seperti enggan berkata,
“Dia udah lama meninggal, seminggu setelah acara disini tahun kemaren”
Itulah kenyataan yang harus kudapati
Pahit memang!!!
Tapi itulah hidup
Memang pahit, bahkan lebih pahit dari yang kau pikirkan.
***
Pernahkah kau menyayangi seseorang dengan sepenuh hatimu?
Pernahkah kau relakan seluruh jiwamu untuk seseorang? Dan,
Pernahkan kau mencintai seseorang namun tak sempat untuk mengucapkannya?
Iya, aku pernah!!
Dear Jaya,
Kenapa kau pergi begitu saja,
dan aku baru sadari semuanya sekarang!!
Disaat kau telah tiada.
Disaat semuanya tak mungkin lagi.
Dan disaat yang ingin kuucap sudah tak mungkin lagi terucap.
Aku hanya ingin kamu tau
Aku sayang kamu dengan sepenuh hatiku…
NOURA BILQIS ODELIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar